TKA Pertemuan Ke 5 - STRUKTUR SOSIAL DAN MOBILITAS SOSIAL

Struktur sosial adalah konsep yang sering digunakan dalam sosiologi yang berkaitan dengan hubungan berpola yang menunjukkan pengaruh suatu aktivitas sosial terhadap sistem pemeliharaan dan penyesuaiannya.
BISA JUGA DIKATAKAN SEBAGAI (Struktur sosial adalah pola hubungan antarindividu dalam masyarakat yang mengatur bagaimana orang berperan dan berinteraksi agar kehidupan sosial tetap berjalan dengan baik dan seimbang).
5.2 Unsur Struktur Sosial
- Status Sosial: Posisi seseorang dalam masyarakat.
- Peran Sosial (Role) : Tugas dan tanggung jawab yang melekat pada status.
- Nilai dan Norma: Aturan dan panduan tingkah laku.
- Lembaga Sosial: Organisasi yang mengatur norma dan peran.
- Stratifikasi Sosial: Lapisan masyarakat berdasarkan status atau kelas.
- Bentuk Stratifikasi Sosial: Perbedaan kelas yang bertingkat (seperti kaya dan miskin).
- Bentuk Diferensiasi Sosial: Perbedaan yang sejajar, seperti suku, agama, atau jenis kelamin.
1. Mengatur perilaku individu
2. Menjaga stabilitas nasional negara
3. Memberikan pedoman bagi Masyarakat
5.5 Definisi Mobilitas Sosial
Menurut Anthony Giddens, mobilitas sosial adalah gerakan dari orang per orang dan kelompok-kelompok di antara kedudukan-kedudukan sosial ekonomi yang berbeda.
5.6 Jenis Mobilitas Sosial
1. Mobilitas Vertikal
➡️ Pengertian: Perpindahan status sosial yang mengalami kenaikan atau penurunan dalam struktur sosial.
Naik (Ascending): Status seseorang meningkat.
Turun (Descending): Status seseorang menurun.
Contoh: Seorang pegawai biasa naik menjadi manajer → mobilitas vertikal naik.
Seorang pejabat diberhentikan dari jabatannya karena kasus korupsi → mobilitas vertikal turun.
2. Mobilitas Horizontal
➡️ Pengertian: Perpindahan posisi sosial tanpa perubahan status sosial.
Artinya, orang berpindah peran atau tempat, tetapi kedudukannya tetap sama.
Contoh: Seorang guru pindah dari SMA negeri ke SMA swasta, tetap berprofesi sebagai guru.
Seorang petani pindah desa namun tetap bekerja sebagai petani.
3. Mobilitas Antargenerasi
➡️ Pengertian: Perubahan status sosial yang terjadi antara dua generasi berbeda — biasanya antara orang tua dan anak.
Contoh: Ayah bekerja sebagai tukang becak, sedangkan anaknya menjadi dokter.
Ibu bekerja sebagai penjual sayur, anaknya menjadi pegawai negeri.
4. Mobilitas Intragenerasi
➡️ Pengertian: Perubahan status sosial yang dialami oleh seseorang dalam satu generasi yang sama, artinya dalam masa hidupnya sendiri.
Contoh: Seorang karyawan yang naik jabatan menjadi direktur.
Seorang polisi berpangkat rendah yang kemudian naik menjadi perwira
5.7 Saluran Mobilitas Sosial
1. Pendidikan — Pendidikan menjadi saluran utama untuk meningkatkan status sosial seseorang. Melalui pendidikan tinggi, seseorang bisa memperoleh pekerjaan dan posisi sosial yang lebih baik.
2. Organisasi politik — Keikutsertaan dalam partai atau jabatan politik dapat mengangkat status seseorang, misalnya dari rakyat biasa menjadi anggota dewan atau pejabat pemerintahan.
3. Organisasi ekonomi — Kegiatan ekonomi seperti bisnis, perdagangan, atau kepemilikan perusahaan bisa meningkatkan status sosial seseorang melalui peningkatan kekayaan dan pengaruh.
4. Militer — Lembaga militer memungkinkan seseorang naik pangkat dan memperoleh kehormatan sosial, misalnya dari prajurit menjadi perwira tinggi.
5. Lembaga keagamaan — Tokoh agama yang disegani (seperti ustadz, pendeta, atau kiai) sering mendapat kedudukan tinggi dalam masyarakat karena peran dan wibawanya.
6. Perkawinan (marriage channel) — Perkawinan dengan seseorang dari status sosial yang lebih tinggi dapat mengubah posisi sosial seseorang, misalnya menikah dengan pejabat atau orang terpandang.
7. Pekerjaan atau profesi — Jenis pekerjaan atau profesi tertentu bisa menaikkan status sosial, misalnya menjadi dokter, pengusaha sukses, atau pejabat.
5.8 Faktor Pendorong Mobilitas Sosial
1. Faktor struktural — Berkaitan dengan perubahan dalam struktur masyarakat, seperti perluasan lapangan kerja atau sistem sosial yang terbuka.
2. Faktor individu — Ciri pribadi seperti kerja keras, bakat, dan ambisi mendorong seseorang untuk naik status sosial.
3. Faktor ekonomi — Kondisi ekonomi yang baik memungkinkan seseorang meningkatkan kesejahteraan dan status sosialnya.
4. Faktor politik — Kebijakan pemerintah yang demokratis dan terbuka memberi kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dan maju.
5. Faktor kependudukan — Pertambahan penduduk, urbanisasi, atau migrasi bisa membuka peluang baru dalam pekerjaan dan kehidupan sosial.
5.9 Faktor Penghambat Mobilitas Sosial
1. Kemiskinan – Keterbatasan ekonomi membuat sulit memperoleh pendidikan dan pekerjaan yang baik.
2. Diskriminasi – Perlakuan tidak adil berdasarkan suku, agama, atau jenis kelamin menghambat kesempatan naik status.
3. Sistem pelapisan sosial – Masyarakat dengan kelas sosial tertutup sulit mengalami perubahan status.
4. Perbedaan akses pendidikan – Tidak semua orang memiliki kesempatan belajar yang sama untuk meningkatkan status sosialnya.
5.10 Latihan Soal
1. Konsep yang sering digunakan dalam sosiologi yang berkaitan dengan hubungan berpola yang menunjukkan pengaruh suatu aktivitas sosial terhadap sistem pemeliharaan dan penyesuaiannya disebut dengan...
(A) perubahan sosial
(B) struktur sosial✅
(C) globalisasi
(D) hedonisme
(E) pluralisme
(A) nilai sosial✅
(B) globalisasi
(C) amalgamasi
(D) etnosentrisme
(E) konsumerisme
(A) imitasi
(B) kebiasaan✅
(C) sugesti
(D) motivasi
(E) adat istiadat
(A) sugesti
(B) achieved status✅
(C) imitasi
(D) ascribed status
(E) motivasi
(A) suku bangsa atau etnis✅
(B) pendidikan
(C) pekerjaan
(D) agama
(E) usia
(A) klan
(B) ras✅
(C) politik
(D) hukum
(E) sosial
(A) untuk memudahkan aktivitas masyarakat✅
(B) tindakan tradisional
(C) tindakan perasaan kasih sayang
(D) perubahan dari dalam diri sendiri
(E) keteraturan sosial
(A) hukum
(B) budaya
(C) ekonomi
(D) kerohanian✅
(E) ekonomi
(A) antargenerasi✅
(B) intragenerasi
(C) antarkelompok
(D) intrakelompok
(E) horizontal
(A) hukum
(B) militer✅
(C) agama
(D) ekonomi
(E) pertahanan
(A) vertikal
(B) horizontal✅
(C) klasik
(D) modern
(E) kontemporer
(A) kelahiran atau keturunan✅
(B) kerabat dekat
(C) usaha
(D) perjuangan
(E) kedekatan tempat tinggal
(A) politik✅
(B) agama
(C) ekonomi
(D) sosial
(E) budaya
(A) faktor kelompok
(B) faktor struktural
(C) pendidikan✅
(D) ekonomi
(E) hukum
(A) politik✅
(B) keluarga
(C) teman sebaya
(D) media sosial
(E) pengalaman unik
(A) Maudy Ayunda
(B) Yura Yunita
(C) Koentjaraningrat✅
(D) Uan Juicy Luicy
(E) Ariel Noah
(A) Ketidaksanggupan individu dalam menjalankan peran tertentu✅
(B) Perubahan secara mendunia
(C) Adanya hubungan timbal balik
(D) Terjalin komunikasi yang baik
(E) Adanya persatuan dan kesatuan
(A) pendidikan
(B) sosial dan budaya
(C) politik
(D) profesi✅
(E) hukum
(A) Kondisi tertekan dengan keadaan✅
(B) Perubahan yang mendunia
(C) Hubungan timbal balik
(D) Adanya kumpulan norma untuk mengatur manusia
(E) Adanya harmoni sosial
(A) Imitasi
(B) Sugesti
(C) Kemiskinan✅
(D) Penghargaan
(E) Karya seni yang dihargai
(A) intragenerasi✅
(B) antarkelompok
(C) individu saja
(D) kelompok saja
(E) antarorganisasi
(A) globalisasi
(B) hedonisme
(C) mobilitas sosial✅
(D) norma sosial
(E) interaksi sosial
(A) diberikan langsung oleh masyarakat✅
(B) didapatkan melalui kelahiran atau keturunan
(C) berdasarkan prestasi
(D) berdasarkan gaya hidup
(E) melalui usaha atau perjuangan
Tentukan jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda centang pada kotak yang tersedia! Jawaban dapat lebih dari satu.
24. Mobilitas sosial dibedakan menjadi mobilitas vertikal dan horizontal. Yang termasuk ke dalam mobilitas sosial vertikal adalah (jawaban dapat lebih dari satu):
|
No |
Pernyataan |
Jawaban |
|
1 |
Seorang
buruh pabrik yang diangkat menjadi manajer produksi. |
✔ |
|
2 |
Anak
petani yang menjadi dosen di perguruan tinggi negeri. |
✔ |
|
3 |
Seorang
siswa pindah dari kelas XI IPA ke kelas XI IPS. |
|
|
4 |
Seorang
pejabat yang turun pangkat karena terlibat kasus korupsi. |
✔ |
|
5 |
Seorang
guru berpindah dari sekolah negeri ke sekolah swasta dengan jabatan yang
sama. |
No | Pernyataan | Benar | Salah | Alasan |
A | Stratifikasi sosial bersifat horizontal karena membedakan
masyarakat berdasarkan peran sosial yang setara. | ✔ | Karena stratifikasi sosial bersifat vertikal, menunjukkan
adanya tingkatan atau lapisan sosial. | |
B | Perbedaan status sosial antara petani, pengusaha, dan pejabat
merupakan contoh stratifikasi sosial. | ✔ | Karena menunjukkan tingkatan status sosial berdasarkan
pekerjaan dan kedudukan. | |
C | Diferensiasi sosial mencerminkan keanekaragaman dalam
masyarakat tanpa menunjukkan perbedaan derajat atau tingkatan. | ✔ | Karena diferensiasi bersifat horizontal, menekankan
perbedaan, bukan tingkatan. | |
D | Stratifikasi sosial dapat bersifat terbuka atau tertutup
tergantung pada mobilitas sosial yang mungkin terjadi. | ✔ | Karena stratifikasi bisa berubah jika mobilitas sosial
memungkinkan seseorang naik/turun lapisan. | |
E | Perbedaan etnis dan budaya dalam suatu masyarakat
merupakan bentuk stratifikasi sosial. | ✔ | Karena perbedaan etnis dan budaya termasuk diferensiasi
sosial, bukan stratifikasi. |
Post a Comment for "TKA Pertemuan Ke 5 - STRUKTUR SOSIAL DAN MOBILITAS SOSIAL"