Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MATERI BIRRUL WALIDAIN (Berbakti atau Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua)

Hallo, Sobat Baca
Pertamakali adab yang dipelajari sejak dini dirumah yaitu tentang birrul walidain. Birrul walidain artinya berbudi pekerti yang baik kepada walidain (kedua orang tua). Al- Birr dimaknai husnul khuluq (budi pekerti yang baik/berbuat baik) sedangkan walidain diartikan kedua orangtua. Jadi birrul walidain artinya berbuat baik kepada kedua orang tua.

Berbuat baik kepada kedua orang tua dalam islam hukumnya wajib, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Al Isro: 23

وَقَضَى رَبُّكَ أَ الَّ تَعْبُدُوا إِ الَّ إِيااهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا .....
Artinya : Dan tuhan mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik baiknya ….

وَاعْبُدُوا االلََّ وَلََّ تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua”

Cara berbuat baik kepada kedua orang tua yang masih hidup:
  • Bertutur kata yang baik
  • Selalu mendo’akan keduanya
  • Memprioritaskan keduanya
  • Membuat bangga orangtua
  • Memberi kehidupan yang layak
  • Taat pada perintah keduanya selama tidak menyuruh bermaksiat
  • Merawat orang tua diusia senja
  • Melakukan apa yang diridoi orang tua
  • Rutin memberi kabar baik
  • Berbicara sopan dan menyenangkan hati orang tua
Cara berbuat baik kepada kedua orang tua yang sudah meninggal dunia:
  • Mengurus jenazahnya
  • Melunasi hutangnya jika ada
  • Melaksanakan janji dan wasiatnya
  • Mendo’akan untuk keduanya
  • Memintakan ampunan untuk keduanya
  • Bersilaturahim dengan kerabat dan teman dekatnya
  • Menjaga nama baik orang tua
Keutamaan Birrul Walidain:
Fadhilah berbakti pada orang tua adalah sebagai berikut
Amal yang paling dicintai Allah SWT Keutamaan ini dijelaskan dalam hadits berikut:

سَأَلْتُ رَسُولَ اِلله صَلاى اُلله عَلَيْهِ وَسَلامَ: أَيُّ الْعَْْمَالِ أَحَبُّ إِلَى اِلله؟ قَالَ: «ال اصلَةَُ عَلَى وَقْتِهَا» قُلْتُ: ثُ ام أَيٌّ؟ قَالَ: «ثُ ام بِرُّ الْوَالِدَيْنِ» قُلْتُ: ثُ ام أَيٌّ؟ قَالَ: «ثُ ام الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اِلله» قَالَ: حَداثَنِي بِهِ ان وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِي
Baca juga:"Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, "Amalan apakah yang paling dicintai Allah?" Rasul menjawab, "Shalat pada (awal) waktunya." "Kemudian apa lagi?" Nabi Menjawab lagi, "Berbakti kepada kedua orang tua."Aku bertanya kembali." "Kemudian apa lagi?" "Kemudian jihad fi Sabilillah." Ibnu Mas'ud mengatakan, "Beliau terus menyampaikan kepadaku (amalan yang paling dicintai oleh Allah), andaikan aku meminta tambahan, maka beliau akan menambahkan kepadaku". (HR Bukhari).

1. Amal yang paling utama
Nabi SAW telah menjelaskannya dalam hadits berikut

فعن عَبْدِ االلَِّ بْنُ مَسْعُودٍ رَضِيَ االلَُّ عَنْهُ: سَأَلْتُ رَسُولَ االلَِّ صَلاى اُلله عَلَيْهِ وَسَلامَ قُلْتُ: يَا رَسُولَ االلَِّ، أَيُّ
العَمَلِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: «ال اص لَةَُ عَلَى مِيقَاتِهَا»، قُلْتُ: ثُ ام أَيٌّ؟ قَالَ: «ثُ ام بِرُّ الوَالِدَيْنِ»، قُلْتُ: ثُ ام أَيٌّ؟ قَالَ:
«الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اِاللَّ» فَسَكَتُّ عَنْ رَسُولِ االلَِّ صَلاى اُلله عَلَيْهِ وَسَلامَ، وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِي
Artinya: Dari 'Abdullh bin Mas'ud, "Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, amalan apakah yang paling afdhal (utama)?" Rasul menjawab, "Shalat pada -waktu-waktunya." Aku bertanya lagi, "Kemudian apa lagi?" Beliau Mmenjawab lagi, "Berbakti kepada kedua orang tua."Aku bertanya kembali." "Kemudian apa lagi?" "Kemudian jihad fi Sabilillah." Kemudian aku terdiam dan tidak lagi bertanya kepada Rasulullah SAW. Andaikan aku meminta tambahan, maka beliau akan menambahkan kepadaku". (HR Muslim).

2. Mudah Rizki
Dalam haditsnya, Rasulullah SAW mengatakan anak yang birrul walidain akan memperoleh kemudahan rezeki

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ،قَالَ: قَالَ رَسُولُ االلَِّ صَلاى اُلله عَلَيْهِ وَسَلامَ: «مَنْ أَحَ اب أَنْ يُمَدا لَهُ فِي عُمْرِهِ، وَأَنْ يُزَادَ .لَهُ فِي رِزْقِهِ، فَلْيَبَ ار وَالِدَيْهِ، وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya: Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda; "Siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambahkan rezkinya, maka hendaknya ia berbakti kepada kedua orang tuanya dan menyambug silaturrahim (kekerabatan)." (HR Ahmad).

3. Masuk surga lewat pintu pertengahan
Anak yang senantiasa melakukan birrul walidain yang artinya berbakti pada orang tua dimudahkan masuk surga lewat pintu pertengahan

الوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الجَناةِ، فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ البَابَ أَوْ احْفَظْهُ
Artinya: "Orang tua merupakan pintu syurga paling pertengahan, jika engkau mampu maka tetapilah atau jagalah pintu tersebut." (HR Ahmad).

Ridho Allah bergantung pada orang tua Keutamaan ini tercantum dalam hadits berikut
رِضَى ال اربِِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ ال اربِِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

Artinya: "Ridha Rabb tergantung ridha orang tua, dan murka Allah tergantung murka orang tua." (HR Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

Post a Comment for " MATERI BIRRUL WALIDAIN (Berbakti atau Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua)"