TKA Pertemuan Ke 2 - INTERAKSI SOSIAL, NILAI, DAN NORMA SOSIAL

Interaksi sosial adalah suatu proses sosial yang melibatkan dua orang atau lebih, baik antarindividu maupun antarkelompok.
2.1.1 Syarat Interaksi Sosial
- Interaksi sosial dapat terjadi apabila memenuhi dua syarat utama, yaitu:
- Kontak sosial — adanya hubungan langsung atau tidak langsung antara individu atau kelompok.
- Komunikasi sosial — adanya proses penyampaian pesan, informasi, atau simbol yang saling dimengerti.
Adapun Tindakan sosial Menurut Max Weber, diantaranya:
- Tindakan berorientasi instrumental — dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu secara rasional.
- Tindakan berorientasi nilai — didasari oleh keyakinan atau nilai-nilai yang dianggap benar.
- Tindakan tradisional — dilakukan karena kebiasaan yang sudah berlangsung lama.
- Tindakan afeksi — muncul karena dorongan emosi atau perasaan.
Adapaun faktor yang memengaruhi terjadinya interaksi sosial, diantaranya:
1. Faktor Sugesti — dorongan atau pengaruh dari orang lain yang membuat seseorang ikut melakukan atau mempercayai sesuatu tanpa berpikir panjang.
(Contoh: teman menyarankan ikut kegiatan, lalu kita langsung setuju tanpa banyak pertimbangan.)
2. Faktor Imitasi — meniru sikap, perilaku, atau tindakan orang lain.
(Contoh: siswa meniru gaya berbicara gurunya karena dianggap sopan.)
3. Faktor Motivasi — dorongan dari dalam diri atau orang lain untuk melakukan sesuatu.
(Contoh: seseorang belajar giat karena ingin mendapat nilai bagus.)
4. Faktor Empati — kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain.
(Contoh: merasa sedih ketika melihat teman sedang berduka.)
5. Faktor Simpati — rasa tertarik dan perhatian kepada orang lain karena kagum atau iba.
(Contoh: memberi semangat kepada teman yang sedang sakit.)
6. Faktor Identifikasi — keinginan untuk menjadi seperti orang lain yang dikagumi.
(Contoh: remaja meniru cara berpakaian idolanya karena ingin terlihat sama.)
2.1.4 Bentuk-bentuk Interaksi Sosial
- Bentuk-bentuk interaksi sosial dibagi menjadi beberapa bagian di antaranya:
- Bentuk Asosiatif (kerja sama) — seperti gotong royong, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi.
- Bentuk Disosiatif (pertentangan) — seperti persaingan, kontravensi, dan konflik.
Nilai sosial (social value) merupakan suatu hal yang tujuannya untuk mengukur kualitas atau standar untuk membuat Keputusan yang terbaik. Menurut Clyde Kluckhohn, nilai adalah standar yang langgeng dari waktu ke waktu.
2.2.1 Ciri-ciri Nilai Sosial
- Bersifat abstrak (tidak dapat diraba, hanya dapat dirasakan).
- Menjadi pedoman dalam bertingkah laku.
- Bersifat relatif, dapat berbeda antara masyarakat satu dengan yang lain.
1. Berdasarkan sumbernya (Prof. Dr. Notonegoro) di antaranya:
- Nilai material — berguna bagi kebutuhan jasmani manusia.
- Nilai vital — membantu manusia dalam melakukan kegiatan.
- Nilai rohani — berguna bagi kebutuhan rohani (kebenaran, keindahan, moral, dan religius).
a. Nilai yang Mendarah Daging (Internalized Value)
Nilai yang sudah menjadi bagian dari diri seseorang, sehingga dilakukan tanpa paksaan.
🧩 Contoh: Selalu jujur karena sudah terbiasa sejak kecil.
b. Nilai Dominan
Nilai yang lebih diutamakan atau dihargai tinggi dalam masyarakat.
🧩 Contoh: Nilai gotong royong dianggap penting di Indonesia.
c. Nilai Instrumental
Nilai yang digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu.
🧩 Contoh: Disiplin digunakan untuk mencapai kesuksesan.
3. Berdasarkan Tolak Ukur, di antaranya:
a. Nilai Ideal
Nilai yang dianggap baik dan menjadi cita-cita masyarakat, belum tentu terlaksana sepenuhnya.
🧩 Contoh: Semua orang setara di depan hukum.
b. Nilai Praktis
Nilai yang dilaksanakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
🧩 Contoh: Membantu tetangga yang sedang kesulitan.
2.3 Definisi Norma Sosial
Norma sosial (social norm) yaitu sebuah peraturan atau perilaku standard yang disetujui Bersama.
2.3.1 Ciri-ciri Norma Sosial
1. Mengatur Perilaku Sosial
Norma berfungsi untuk mengatur cara seseorang bertingkah laku agar sesuai dengan harapan masyarakat.
🧩 Contoh: Norma kesopanan mengatur agar kita berbicara sopan kepada orang tua.
2. Bersifat Mengikat
Norma harus dipatuhi oleh semua anggota masyarakat, karena menjadi pedoman bersama.
🧩 Contoh: Setiap warga wajib menaati peraturan lalu lintas.
3. Memiliki Sanksi atau Hukuman bagi Pelanggarnya
Siapa pun yang melanggar norma akan mendapat teguran atau hukuman, tergantung jenis normanya.
🧩 Contoh: Orang yang melanggar hukum bisa dipenjara; yang melanggar sopan santun bisa ditegur.
2.3.2 Jenis-jenis Norma Sosial
Berdasarkan sumbernya:
- Norma agama — bersumber dari ajaran Tuhan.
- Norma kesusilaan — bersumber dari hati nurani.
- Norma kesopanan — bersumber dari kebiasaan dan adat masyarakat.
- Norma hukum — bersumber dari peraturan yang dibuat pemerintah dan memiliki sanksi tegas.
Berdasarkan tingkat sanksinya:
- Cara (usage) — sanksi ringan, seperti teguran.
- Kebiasaan (folkways) — sanksi berupa celaan.
- Tata kelakuan (mores) — sanksi moral atau sosial.
- Adat istiadat (customs) — sanksi sosial kuat, bahkan dikucilkan.
- Hukum (law) — sanksi tegas dan mengikat secara hukum.
Keteraturan sosial adalah suatu keadaan dalam Masyarakat yang terjadi keharmonisan, ketertiban, dan kestabilan sebagai hasil interaksi sosial yang dilakukan oleh Masyarakat.
2.4.1 Syarat Keteraturan Sosial
1. Adanya Nilai dan Norma Sosial
Nilai dan norma berfungsi sebagai pedoman agar perilaku masyarakat teratur dan tidak menyimpang.
🧩 Contoh: Nilai gotong royong dan norma sopan santun membuat kehidupan sosial harmonis.
2. Tegaknya Pengendalian Sosial
Ada upaya untuk mengawasi dan menertibkan perilaku masyarakat agar sesuai dengan aturan.
🧩 Contoh: Polisi menegakkan hukum bagi pelanggar lalu lintas.
3. Peran Sosial Dijalankan dengan Baik oleh Setiap Individu
Setiap orang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai kedudukan sosialnya.
🧩 Contoh: Guru mengajar dengan baik, siswa belajar dengan disiplin, orang tua membimbing anaknya.
2.4.2 Unsur-unsur Keteraturan Sosial
- Tertib sosial — adanya keteraturan perilaku.
- Order (tatanan) — keserasian antara norma dan tindakan.
- Keajegan (regularity) — kondisi sosial yang berlangsung terus-menerus.
1. Siapakah tokoh interaksi sosial?
(A) George Simmel. ✅
(B) Jeffry Nichol.
(C) Nickolas Saputra.
(D) Duta Sheila on 7.
(E) Lan Juicy Lucy.
2. Adik membeli boneka labubu yang sedang viral karena Lisa Blackpink memilikinya. Maka adik membelinya via online shop. Jika dilihat dari faktor yang memengaruhi interaksi sosial sikap adik termasuk bagian
(A) klasik.
(B) sugesti. ✅
(C) motivasi.
(D) apa adanya.
(E) hedonisme.
3. Kakak dan adik diskusi tentang materi pelajaran di sekolah. Jika dilihat dari jenis-jenis interaksi sosial termasuk bagian
(A) individu dengan individu ✅
(B) individu dengan kelompok
(C) kelompok dengan kelompok
(D) antar organisasi
(E) sendirian saja
4. Emty hidupnya semangat setelah melihat talkshow dari Mario Teguh yang motivator. Maka perilaku Emty termasuk pada faktor yang memengaruhi interaksi sosial bagian
(A) motivasi
(B) sugesti ✅
(C) simpati
(D) apa adanya
(E) terlalu berlebihan
5. Tim relawan dari berbagai daerah membantu korban bencana alam banjir bandang. Jika dilihat dari faktor yang memengaruhi interaksi sosial termasuk pada bagian
(A) motivasi
(B) sugesti
(C) empati ✅
(D) imitasi
(E) klasik
6. Kerja sama (cooperation) termasuk bentuk interaksi sosial bagian
(A) asosiatif atau positif ✅
(B) disosiatif atau negatif
(C) klasik
(D) modern
(E) kontemporer
7. Berterima kasih kepada orang lain ketika dibantu termasuk pada tingkatan norma bagian
(A) cara (usage) ✅
(B) hukum (law)
(C) adat istiadat (customs)
(D) biasa saja
(E) terlalu berlebihan
8. Kakak menelpon adiknya yang di perantauan. Jika dilihat dari syarat terjadinya interaksi sosial termasuk pada bagian
(A) kontak sekunder ✅
(B) cara (usage)
(C) sugesti
(D) motivasi
(E) simpati
9. Apa yang dimaksud nilai sosial?
(A) Penyebab konflik sosial
(B) Untuk mengukur kualitas atau standar ✅
(C) Yang melekat di suatu kelompok
(D) Untuk memulai bersikap jujur
(E) Untuk memulai penilaian sosial
10. Upacara pernikahan dalam suatu masyarakat termasuk tingkatan norma sosial pada bagian
(A) adat istiadat (customs) ✅
(B) hukum (laws)
(C) imitasi
(D) simpati
(E) empati
11. Peraturan lalu lintas dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas termasuk pada tingkatan norma bagian
(A) hukum (laws) ✅
(B) motivasi
(C) simpati
(D) empati
(E) imitasi
12. Kakak belajar dengan sungguh-sungguh untuk persiapan masuk PTN favorit. Jika dilihat dari tindakan sosial menurut Max Weber termasuk bagian
(A) tindakan tradisional
(B) tindakan afeksi
(C) tindakan berorientasi instrumental ✅
(D) tindakan modern
(E) tindakan klasik
13. Ibu memiliki kasih sayang untuk kakak dan adik. Jika dilihat dari tindakan sosial menurut Max Weber termasuk pada bagian
(A) tindakan afeksi ✅
(B) tindakan hukum
(C) tindakan modern
(D) tindakan klasik
(E) tindakan kontemporer
14. Adanya upacara hajat wawar di Kampung Adat, Desa Sanca, Kecamatan Ciatter, Kabupaten Subang, Jawa Barat merupakan bagian dari tindakan sosial menurut Max Weber bagian
(A) tindakan tradisional ✅
(B) tindakan hukum
(C) tindakan emosional
(D) tindakan modern
(E) tindakan masa lampau
15. Setiap tahun selalu ada tradisi mudik lebaran Idul Fitri. Jika dilihat dari nilai sosial termasuk pada bagian
(A) nilai dominan
(B) nilai estetika
(C) nilai kebaikan
(D) nilai ketertiban
(E) nilai keagamaan ✅
16. Komunikan pada syarat terjadinya interaksi sosial bagian komunikasi disebut dengan
(A) penerima pesan ✅
(B) pembuat konflik sosial
(C) tidak ada komunikasi
(D) pembuat muncul masalah
(E) orang yang menduga-duga masalah
17. Berikut yang termasuk dari ciri norma sosial adalah
(A) memiliki sanksi dan hukum ✅
(B) menimbulkan kerusuhan
(C) tidak adanya komunikasi
(D) kelompoknya mudah bubar
(E) kelompoknya sementara waktu
18. Apa itu norma agama?
(A) Bersumber dari Tuhan ✅
(B) Bersumber dari hati nurani manusia
(C) Bersumber dari buku atau referensi
(D) Bersumber dari adat kebiasaan masyarakat
(E) Bersumber dari pengalaman hidup Masyarakat
19. Norma sosial adalah bentuk konkret dari nilai sosial yang bermanfaat sebagai alat pengendali sosial dalam masyarakat. Merupakan pengertian norma sosial menurut
(A) Soerjono Soekanto ✅
(B) Nicholas Saptra
(C) Jeffry Nickol
(D) Adinda Thomas
(E) Mpu Tantular
20. Apa saja tingkatan norma sosial?
(A) cara, kebiasaan, tata kelakuan, adat istiadat, dan hukum ✅
(B) empiris, teoritis, kumulatif, dan non etis
(C) konflik sosial dan akomodasi konflik sosial
(D) penyimpangan sosial dan pengendalian sosial
(E) masalah sosial dan dampaknya
21. Tidak memotong pembicaraan orang lain termasuk penerapan norma
(A) norma kesopanan ✅
(B) norma agama
(C) norma hukum
(D) nilai dominan
(E) nilai yang mendarah daging
22. Ibadah sesuai kepercayaan masing-masing termasuk nilai sosial bagian
(A) nilai religius ✅
(B) norma hukum
(C) norma kesopanan
(D) norma adat istiadat
(E) nilai klasik
23. Apa yang dimaksud dengan keteraturan sosial?
(A) Usaha untuk memecahkan pihak lawan
(B) Terjadi keharmonisan dan ketertiban
(C) Adanya hubungan timbal balik ✅
(D) Adanya lembaga sosial
(E) Membuat kerusuhan
24. Tentukan jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda centang (✓) pada kotak yang tersedia! Jawaban dapat lebih dari satu.
☑ Dua partai politik bekerja sama membentuk koalisi menjelang pemilu. ✅
☐ Dua kelompok remaja berselisih karena masalah asmara perebutan.
☑ Warga desa secara sukarela bergotong royong memperbaiki jalan desa. ✅
☐ Sekelompok anak mem-bully teman sekelas karena penampilannya berbeda.
☑ Pemerintah dan warga melakukan musyawarah terkait dampak pembangunan pabrik. ✅
25. Tentukan pernyataan berikut ini benar atau salah dengan memberikan tanda centang (✓) pada kotak yang tersedia!
|
No |
Pernyataan |
Benar/Salah |
Alasan
Singkat |
|
A |
Nilai sosial adalah ukuran yang digunakan masyarakat untuk
menentukan baik atau buruknya suatu tindakan. |
✅
Benar |
Karena nilai sosial menjadi dasar penilaian moral dalam
masyarakat. |
|
B |
Norma hukum termasuk dalam norma tidak tertulis yang
berlaku dalam masyarakat secara adat. |
❌
Salah |
Karena norma hukum tertulis dan dibuat oleh lembaga resmi. |
|
C |
Norma kesopanan berasal dari hati nurani manusia dan
berhubungan dengan perasaan benar atau salah. |
❌
Salah |
Karena itu ciri norma moral, bukan kesopanan. |
|
D |
Salah satu fungsi nilai sosial adalah sebagai pedoman
dalam bertingkah laku bagi anggota masyarakat. |
✅
Benar |
Karena nilai sosial mengarahkan cara berpikir dan
bertindak masyarakat. |
|
E |
Semua norma sosial memiliki kekuatan sanksi yang sama
berat dalam menindak pelanggar. |
❌
Salah |
Karena tiap norma memiliki tingkatan dan sanksi berbeda
(misal: hukum paling kuat). |
Post a Comment for "TKA Pertemuan Ke 2 - INTERAKSI SOSIAL, NILAI, DAN NORMA SOSIAL"