Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

JALUR REMPAH PADA MASA HINDU-BUDDHA

Hallo, Sobat Baca
Pada periode kerajaan-kerajaan hindu-buddha, jalur rempah semakin berkembang pesat. Terdapat beberapa jejak jalur rempah pada empat kerajaan kuno, yaitu Sriwijaya, Mataram kuno, Singasari, dan Majapahit.

Apa peran keempat kerajaan tersebut dalam jalur rempah?
1. Kerajaan Sriwijaya
Sumber-sumber utama berasal dari prasasti, berita Tiongkok, berita Arab, dan catatan para pendeta Tiongkok, seperti I-Tsing (671 M). Selain dengan wilayah nusantara, Sriwijaya juga menjalin hubungan dagang dengan India, Tiongkok, Arab, dan Persia. Lancarnya hubungan dagang dengan India, Arab, dan Tiongkok tidak terlepas dari penguasaan atas Selat Malaka.

Ibn Hordadzbeh (844-848) (sumber Arab dan Persia) melukiskan maharaja sriwijaya menguasai pulau-pulau di lautan timur dengan hasil negeri berupa kapur barus. Komoditas lain yang dihasilkan dan diperdagangkan oleh sriwijaya adalah rempah-rempah (cengkih, pala, lada, kapulaga, pinang, kayu manis, kayu gaharu, kayu cendana, kemenyan), besi, timah, perak, dan emas.

2. Kerajaan Mataram Kuno
Bukti utama jalur rempah pada masa kerajaan ini adalah relief-relief pada candi Borobudur (770-825 M). Pada relief candi Borobudur ditemukan 63 spesies tanaman kuno, yang Sebagian diantaranya diyakini sebagai rempah-rempah cengklih, pala, dan cendana. Ada pula relief perahu bercadik membuktikan nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut.

3. Kerajaan Singasari
Jalur utama perdagangan, mulai dari selat malaka hingga kepulauan maluku, dikuasai singasari. Dibawah kertanegara, kekuasaan singasari meliputi seluruh Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Melayu , dan Semenanjung Malayu. Jejak jalur rempah pada era singasari tampak jelas pada masa pemerintahan kertanagara (berkuasa 1268-1292). Singasari menjalin hubungan dagang dengan banyak mitra asing, terutama Tiongkok masa dinasti yuan (1271-1368). Komoditas andalan singasari adalah beras, emas, dan rempah-rempah. Tiongkok menawarkan sutra dan porselen.

4. Kerajaan Majapahit
Pada abad XIV, Majapahit menguasai hampir seluruh wilayah nusantara, yang berperan penting dalam jalur rempah. Aktivitas perdagangan dengan derah-daerah kekuasaan dan saudagar-saudagar mancanegara terpusat di Changku dan Bubat. Kedua Pelabuhan utama tersebut didukung banyak Pelabuhan lain di kota-kota pesisir yang terhubung ke jalur rempah yang sudah terbentuk pada masa masa sebelumnya: Malaka-Maluku

Semoga Bermanfaat :)

Post a Comment for " JALUR REMPAH PADA MASA HINDU-BUDDHA"