PERKEMBANGAN AGAMA DAN BUDAYA ISLAM SERTA PENGARUH KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA
Hallo, Sobat Baca


A. Teori Dan Bukti Masuknya Islam di Indonesia
Jalur-jalur penyebaran islam di Indonesia
1. Perdagangan : Para pedagang menjalin kontak dengan para adipati wilayah pesisir dan perlahan-lahan masuk ke lingkaran pusat istana.
2. Perkawinan : Para pedagang menikah dengan perempuan pribumi, putra-putri para bangsawan (adipati), dan bahkan dengan anggota keluarga kerajaan
3. Pendidikan : Para ulama dan mubalig menyebarkan Islam melalui Pendidikan dengan mendirikan pondok-pondok pesantren di berbagai daerah
4. Tasawuf : Ajaran ini mudah berkembang, terutama di Jawa, karena ajaran islam melalui tasawuf di sesuaikan dengan pola pikir masyarakat yang masih berorientasi agama hindu.
5. Dakwah : Penyebaran islam tidak dapat dilepaskan dari peranan wali. Ada sembilan wali yang menyebarkan islam dengan cara berdakwah, yang disebut juga walisongo.
Semoga Bermanfaat :)
- Teori Gujarat : Agama islam yang ada di Indonesia berasal dari Gujarat, India. Buktinya, adanya batu nisa Malik Al-Saleh, Sultan Samudera Pasai.
- Teori Mekah : Pengaruh Islam telah masuk ke Nusantara sekitar abad VII, dibawa langsung oleh para pedagang Arab. Buktinya, adanya pemukiman Islam tahun 674 di Barros, pantai sebelah utara barat Sumatra.
- Teori Persia : Agama islam dibawa masuk oleh orang-orang Persia sekitar abad XIII. Bukti pendukung teori ini adalah adanya upacara di Bengkulu dan Sumatra Barat (Tabuik).
Jalur-jalur penyebaran islam di Indonesia
1. Perdagangan : Para pedagang menjalin kontak dengan para adipati wilayah pesisir dan perlahan-lahan masuk ke lingkaran pusat istana.
2. Perkawinan : Para pedagang menikah dengan perempuan pribumi, putra-putri para bangsawan (adipati), dan bahkan dengan anggota keluarga kerajaan
3. Pendidikan : Para ulama dan mubalig menyebarkan Islam melalui Pendidikan dengan mendirikan pondok-pondok pesantren di berbagai daerah
4. Tasawuf : Ajaran ini mudah berkembang, terutama di Jawa, karena ajaran islam melalui tasawuf di sesuaikan dengan pola pikir masyarakat yang masih berorientasi agama hindu.
5. Dakwah : Penyebaran islam tidak dapat dilepaskan dari peranan wali. Ada sembilan wali yang menyebarkan islam dengan cara berdakwah, yang disebut juga walisongo.
- Sunan Gresik : Sunan Gresik datang ke tanah Jawa pada tahun 1404 M. kedatangannya dianggap sebagai permulaan masuknya islam di Jawa.
- Sunan Gunung Jati : Dikenal juga dengan nama Syarif Hidayatullah atau Falatehan. Berjasa menyebarkan agama islam di Jawa Barat. Ia kemudian menjadi panglima Angkatan perang yang bertugas menguasai Sunda Kelapa dan Cirebon.
- Sunan Ampel : Sunan yang lahir tahun 1401 M dengan nama asli Raden Rahmat ini merupakan pendiri pesantren Ampel Denta (Surabaya) dan juga salah seorang pemrakarsa pembangunan Masjid Demak.
- Sunan Giri : Sunan Bernama asli Raden Paku ini adalah salah seorang santri Sunan Ampel. Ia mendirikan, pesantren Giri. Ia juga dikenal sebagai seniman yang menciptakan gending Jawa, Asmaradana dan Pucung.
- Sunan Bonang : Sunan dengan nama asli Raden Maulana Makdum Ibrahim ini juga seorang seniman yang menciptakan gending Jawa, Bonang dan Durma.
- Sunan Kudus : Nama asli nya Raden Ja’far Shadiq. Sunan kudus banyak berguru pada sunan kalijaga. Ia toleran terhadap budaya setempat, terlihat dari arsitektur Masjid kudus.
- Sunan Kalijaga : Nama aslinya Raden Said. Dalam menyebarkan agama islam, ia memanfaatkan media wayang. Yang sudah sangat dikenal masyarakat sejak masa praaksara hingga masuknya hindu-buddha.
- Sunan Muria : Sunan dengan nama asli Raden Umar Said ini adalah putra dari Sunan kalijaga. Ia tinggal di Kaki Gunung Muria, Jawa Tengah. Salah satu dakwahnya lewat seni adalah tembang Sinom dan Kinanti.
- Sunan Drajat : Sunan dengan nama Maunat Syarifuddin ini menyebarkan agama islam di daerah Jawa Timur. Ia dikenal berjiwa sosial karena sangat peduli terhadap kaum miskin dan duafa. Ia menciptakan gending jawa, Pangkur.
Semoga Bermanfaat :)
Post a Comment for "PERKEMBANGAN AGAMA DAN BUDAYA ISLAM SERTA PENGARUH KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA"